Wednesday, September 26, 2012

27 September 2012 Hari Ulang Tahun Politeknik Telkom dan Google


Halo rekan,
Waktu sekarang (menulis artikel) menunjukkan pukul 01.15 WIB Hari Kamis, 27 September 2012. Yang menjadi special adalah tanggal tersebut, 27 September 2012. Bagi saya mahasiswa Politeknik Telkom, sebut juga bagi seluruh civitas akademika Politeknik Telkom, bagi CEO, Karyawan, dan seluruh pengguna service Google.
Kenapa begitu? 
Pertama, 27 September 2012 ini adalah hari ulang tahun Politeknik Telkom atau banyak menyebutnya Loestroem/Lustrum Politeknik Telkom. Politeknik Telkom genap berusia 5 tahun, sejak didirikan pada tanggal 27 September 2007 silam. Ada banyak harapan, ada banyak keinginan, ada banyak resolusi yang tentu saja dimiliki oleh setiap orang civitas Politeknik Telkom. Dengan motto Giving and Caring The World tentu saja sudah sangat mewakili bahwa kita semua ingin berbuat/menghasilkan suatu impact positif bagi dunia, khususnya pada bidang ICT.
5 Years Politeknik Telkom

Di perayaan kali ini, kampus akan dipenuhi kupu-kupu kertas yang ditempel dan digantung di seluruh sudut kampus, untuk memeriahkan ceremonial perayaan ulang tahun ini. Selain itu, sejak siang tadi mulai ramai "kicau" Twitter dengan hashtag #5ThPolitel, dipelopori oleh akun BEM Rema Politeknik Telkom (@bempolitel) yang kemudian diramaikan oleh sekian banyak akun Twitter dari civitas akademika Politeknik Telkom, masyarakat, alumni, dan lain sebagainya. Tweet ucapan ulang tahun dan harapan-harapan terhadap Politeknik Telkom di masa yang akan datang dari kita semua. Dengan keinginan, turut berbahagia atas bertambahnya usia kampus ini disamping ingin menjadikan hashtag #5ThPolitel menjadi Trending Topic, ada yang bilang sulit, tapi pasti ada kemungkinan. Rencananya, kicau Twitter ini akan dilanjutkan sampai esok hari selesai. So, buat kamu yang ingin meramaikan juga, silahkan Tweet ucapan dan harapan kamu di #5ThPolitel ini.
Dari Saya (@Fazword):"Dirgahayu Politeknik Telkom-ku, makin matang, besar, bersama kita Giving and Caring The World :)"
Lupus Politeknik Telkom 5
Untuk kejutan-kejutan lainnya, kita lihat saja esok pagi, dan akan coba saya bungkus kembali dalam sebuah artikel untuk Politeknik Telkom.


Kedua, 27 September 2012 juga adalah hari ulang tahun Google yang ke 14. Dan lagi-lagi, setiap momen spesial Google pasti akan memunculkan Google Doodle pada halaman utama pencariannya. Kali ini, Google menampilkan Doodle seperti berikut:
Google Doodle for it's 14th B'day
Saya kurang paham akan makna Doodle yang dibuat kali ini, namun pasti satu pesan bahwa Google telah bersama kita, melayani kita mencari informasi, gambar, dan lain sebagainya selama 14 tahun. 
Dari Saya: "Happy 14th Birthday Google, Keep in very first touch on Us"

Itulah tadi, kenapa tanggal 27 September 2012 ini menjadi special bagi Saya. Ulang tahun kampus saya dan juga ulang tahun Google. Dua hal yang tidak bisa terlepas dari saya setiap hari.

Sekian dulu coretan malam ini. Saya tutup dengan sebuah Quote dari Saya sendiri.
"Satu Momen Indah Tidak Akan Pernah Terulang Sama Kembali, Maka Rekamlah Momen-Momen Indahmu Dalam Memorimu Yang Paling Setia, Simpan Ia, Kenang Ia"



Monday, September 3, 2012

Mengukur Posisi Kekayaan Dalam Skala Dunia

Salam Fazword,
Untuk memulai, berikut saya tampilkan daftar sepuluh manusia terkaya se-jagad tahun 2012 seperti dilansir majalah forbes.
1. Carlos Slim Beru (US$ 69 miliar)
2. Bill Gates (US$ 61 miliar)
3. Warren Buffet (US$ 44 miliar)
4. Bernard Arnault 
5. Armancio Ortega (US$ 37,5 miliar)
6. Larry Elison (US$ 36 miliar)
7. Eike Batista (US$ 30 miliar)
8. Stefan Perrson (US$ 26 miliar)
9. Li Ka Shing (US$ 25,5 miliar)
10. Karl Albrecht (US$ 25,4 miliar)



Bagi sebagian orang, daftar kekayaan di atas membuatnya termotivasi untuk berusaha mengejar kekayaan seperti orang-orang di atas. Namun, sebagian lagi malah menjadi tidak bersyukur, putus asa dengan kekayaan yang telah dimiliki saat ini. Mereka merasa "kalah" dan gagal, akibatnya kurang bersyukur atas yang dimiliki sekarang.
Bagi Anda yang termasuk golongan kedua disebutkan di atas, jangan berkecil hati, justru Anda harus bersyukur diberikan apa yang dimiliki saat ini. Kesuksesan tidak selalu diukur berdasarkan harta, masih banyak indikator lain kesuksesan yang initinya adalah bahagia memiliki sesuatu.

Anda juga bisa mengukur posisi kekayaan Anda dalam skala global. Bagaimana caranya?
Cukup dengan menginputkan kekayaan Anda dalam setahun (konversi ke US$) pada aplikasi website berikut:

Setelah memasukkan kekayaan, Anda akan ditampilkan posisi Anda, termasuk berapa persen kekayaan duniakah Anda, berapa orang yang lebih kaya dibanding Anda, dan berapa orang yang lebih kekurangan dibanding Anda. Semua ini agar kita lebih mensyukuri dimiliki saat ini. 


Selamat mencoba dan ketahui posisi Anda.




Sumber gambar:
2. http://antondewantoro.files.wordpress.com/2010/05/wealth1_small.jpg

Sunday, July 29, 2012

Pengalaman Tak Terlupakan Penerbangan Komersial Indonesia - Lion Air LOP - CGK

Bismillah

Jarak antara rumah saya dengan tempat kuliah memang sangat jauh, bahkan sangat sangat jauh, yaitu rumah saya di Lombok sedangkan kampus berada di Bandung. Untuk bepergian bolak - balik yang biasanya ketika liburan selalu saya lakukan dengan menggunakan moda transportasi udara, pesawat terbang. Sejak pertama kali saya naik pesawat, saya memang selalu setia terbang dengan maskapai Lion Air. Selain tarif yang relatif lebih murah dari yang lain, juga karena selama ini saya merasa nyaman dengan pelayanan yang diberikan, di luar banyak orang yang mengatakan service Lion Air sering menyusahkan penumpang, tapi alhamdulillah saya selama ini tidak pernah mendapatkan kesusahan seperti itu. Terhitung saya sudah bepergian naik pesawat sebanyak enam kali. Yang ingin saya ceritakan di sini adalah penerbangan saya yang ke-enam bersama Lion Air yaitu pada saat saya harus kembali ke Bandung selepas libur semester ganjil 2011/2012, tepatnya pada hari Minggu, 19 Februari 2012. Bisa saya katakan penerbangan tersebut merupakan pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan karena suatu hal telah terjadi. Berikut ceritanya:
Lion Air Boeing 737-900 ER

Pada saat itu, saya mengambil penerbangan pagi Lion Air Lombok (LOP) - Jakarta (CGK) dengan Boeing 737-900 ER, karena memang tidak ada direct flight Lombok - Bandung. Sebagai tambahan informasi penerbangan ini merupakan penerbangan pertama yang berangkat dari Bandara Internasional Lombok (BIL) pada waktu itu. Saya dan penumpang lainnya boarding pukul 06.00 WITA dan pesawat lepas landas sekitar pukul 06.15 WITA dari BIL. 
Dari Apron BIL
Pemandangan pertama yang saya dapatkan ketika memasuki pesawat adalah banyak penumpang ibu - ibu dan anak - anak serta balita di sekitar tempat duduk saya, kebetulan saya dapatkan tempat duduk di deretan belakang karena agak terlambat check-in . Namun ada yang aneh saat itu, ketika pesawat mulai bergerak meninggalkan apron dan heading to Run-Away ada seorang bayi yang dipangku ibunya duduk dua deret di sebelah kanan depan saya mulai menangis, seketika itu pula perasaan saya mulai tidak karuan dan agak resah. Do'a terus dipanjatkan dan mencoba meneguhkan hati dengan bismillah.
Setelah pesawat lepas landas dan mulai mencari ketinggian semestinya, bayi tersebut berhenti menangis dan saya melihatnya telah tertidur dan alhamdulillah saya sedikit tenang. Cuaca di atas langit Lombok - Bali saat itu cerah dan menggembirakan, meskipun sebetulnya ketika saya berjalan di apron bandara tadi terlihat mendung dan agak gelap. Pesawat terus melaju dengan normal dan biasa saja sampai akhirnya terdengar suara dari Pramugari menggunakan phone dalam pesawat menghimbau seluruh penumpang untuk kembali ke tempat duduk dan mengencangkan sabuk pengaman karena keadaan cuaca di depan tidak terlalu bersahabat. Waktu itu saya prediksi kita sedang mengudara di atas Jawa Timur - Jawa Tengah. Hal aneh terjadi kembali, bayi tersebut kembali menangis dan tidak bisa ditenangkan oleh siapapun dalam pesawat, saya kembali resah dan terus berdo'a. Tepat sekitar 5 menitan setelah pengumuman tersebut dan bayi menangis, hal yang tidak diinginkan terjadi, pesawat mengalami turbulensi hebat dan kuat yang seketika itu pula membuat pesawat tersebut terasa terhempas ke atas, saya sempet mendengar suara Kapten Pilot agak kaget melalui pengeras suara. Penumpang yang baru saja mau kembali dari toilet terjatuh di ruang pesawat dan merungkuk. Sesaat kemudian, pesawat seperti terjun bebas dengan sangat cepat yang terasa sebanyak tiga kali, Allahuakbar, Allahuakbar.. tangisan dan do'a terdengar, penumpang perempuan dan anak-anak menangis histeris, Bapak-Bapak yang duduk di sebelah saya mulai berdo'a dan dzikir terus terdengar, saya tidak bisa lagi menyembunyikan ketakutan dan kepasrahan, terus berdo'a dan memikirkan bagaimana nasib kami nantinya. Namun, alhamdulillah Allah masih menghendaki kami untuk selamat dari maut, Pilot kembali berhasil mengendalikan pesawat dan naik kembali ke ketinggian sebenarnya meskipun pesawat agak goyang karena tebalnya awan. Do'a dan teriakan takbir terus berkumandang diiringi tangisan penumpang lainnya memikirkan nasib kami. Hal ini terus dilakukan hingga mendarat. Sungguh Allah maha kuasa atas segala-galanya. Allahuakbar!!

Dan anehnya lagi, setelah kejadian tersebut, bayi yang membawa petunjuk tersebut berhenti menangis dan tertidur pulas sampai mendarat dengan selamat di Soekarno Hatta Airport. Momen sebelum mendarat kembali membuat suasana dalam pesawat tegang karena cuaca buruk menyambut kami ketika memasuki udara Tangerang, hujan cukup lebat dan awan tebal mengiringi proses mendarat pesawat kami. Kejadian turbulensi hebat tadi nampaknya mempengaruhi sebagian besar penumpang sehingga kembali menangis dan resah. Saya sendiri terbawa suasana dan ikut tegang dan resah, udara terasa sangat dingin dan gelap di luar. Proses mendarat sendiri berjalan normal sesuai prosedur, namun seperti yang saya tuliskan tadi bahwa sebagian penumpang masih terbawa suasana turbulensi hebat (trauma) sehingga membuat kembali terdengarnya tangisan. 

Allahuakbar!! pendaratan berjalan normal dan selamat sampai di apron Soetta hingga pesawat berhenti pada tempatnya. Suksesnya pendaratan membuat kami semua meneriakkan syukur atas Allah SWT dan takbir bersama atas lindungan-Nya. Bayi tadi masih saja tertidur, orang-orang kemudian menciumi bayi tersebut dan memeluknya, seorang Bapak-Bapak berkata pada sang Ibu: "Jaga anakmu baik - baik, dia tadi sudah memberikan kita petunjuk." Ibu bayi tersebut menangis haru memeluk bayinya.
Apron Soekarno-Hatta Airport for Lion Air
Saya sendiri lebih mem-point-kan satu hal, yaitu bahwa saya harus sangat mengapresiasi dan standing applause untuk pilot Lion Air saat itu yang berhasil kembali mengendalikan pesawat dengan tepat. Kita tidak pernah tahu kondisi alam seperti apa yang menanti kita ketika dalam penerbangan, dan contohnya adalah yang saya alami ini. Namun, alhamdulillah Allah menganugerahkan kepada pilot tersebut kemampuan untuk mengendalikan pesawatnya dengan benar. Sekali lagi, alhamdulillah.
Pengalaman yang menegangkan, namun sebaiknya dijadikan pelajaran bagi kita semua. Semua hanya milik Allah SWT.
Lion Air Logo
Sekian cerita saya dari berbagai pengalaman terbang yang saya dapatkan. Yang satu ini memang sangat berkesan dan tidak akan saya lupakan, meskipun sebenarnya bagi sebagian besar orang hal ini sangat menakutkan dan bisa membuat trauma. Bagi saya, Allah tahu yang terbaik untuk semua umat-Nya.

Terima Kasih







NB: Jika ada kesalahan, mohon bantu saya memperbaikinya dengan memberikan keterangan yang benar di comment box agar tidak ada pihak yang dirugikan. Karena tulisan ini semata-mata untuk membagi pengalaman agar dijadikan pelajaran berharga bagi kita semua. Semua isi tulisan ini bersumber dari pengalaman pribadi saya, dan tidak ada yang dibuat-buat.


Sumber gambar:
Lion Air Boeing 737-900 ER: Sumber
Apron BIL: http://www.bumn.go.id/angkasapura1/files/2011/10/BIL-6.jpg
Apron Soekarno-Hatta Airport for Lion Air: Sumber
Lion Air Logo: http://www.akarpadi.com/wp-content/uploads/2008/10/logo_lion.jpg


Want More Fun? Follow me on Twitter: @Fazword